Religious Service
Spiritual Assembly
& Pelajaran Agama (Y11 & Y12)
oleh Ibu Gloria
& Pelajaran Agama (Y11 & Y12)
oleh Ibu Gloria
Kehidupan spiritual para siswa Sekolah Tunas Muda Internasional mendapat porsi yang cukup dalam seluruh program sekolah. Semua siswa dengan latar belakang agamanya masing-masing (Islam, Kristen, Katolik dan Budha) dapat difasilitasi dengan adanya kegiatan spiritual yang diadakan dua kali dalam sebulan. Hal ini penting dilakukan karena untuk menjaga keseimbangan antara kegiatan yang bersifat akademis dengan kegiatan bernuansa religius.
Khusus bagi para siswa/i beragama Katolik ada beberapa kegiatan keagamaan yang mendapat perhatian khusus yakni:
Misa pada setiap hari Jumat Pertama setiap bulan.
Pada kesempatan ini para siswa dari Primary-Secondary mengambil bagian dalam perayaan ekaristi yang dipimpin oleh pastor. Setiap kelas di SMP dan SMA bergantian dalam menjalankan tugas misa, baik sebagai kelompok koor, pemusik, petugas tata laksana, lektor, maupun sebagai misdinar. Dengan adanya perayaan ekaristi setiap bulan ini para siswa maupun guru dapat menimba pengalaman dari misteri ekaristi itu sendiri sehingga iman Katoliknya tetap terpelihara dengan baik.Spiritual Assembly.
Kegiatan ini biasa dilakukan setiap jumat ke-3 setiap bulan. Spiritual assembly ini biasanya dibawakan dalam suasana yang lebih hidup dengan iringan lagu-lagu worship yang sangat diminati anak-anak Tunas Muda. Biasanya pembicaranya adalah para tokoh awam Katolik yang biasa aktif dalam kegiatan karismatik. Tema-tema yang dibawakan adalah berkaitan dengan tema umum liturgi bulanan seperti Kitab Suci, Maria, ataupun kehidupan remaja, dll. Biasanya para siswa lebih antusias dengan lagu-lagu pujian dan isi materi yang disampaikan.Pelajaran Religion dengan Ibu Gloria khusus untuk siswa Kristen dan Katolik Y11 dan Y12.
Ibu Gloria sebagai salah satu tokoh awam yang concern terhdap pembinaan rohani kaum remaja juga turut mengambil bagian aktif dalam kegiatan keagamaan di sekolah Tunas Muda. Tema-tema yang dibawakan biasanya berkaitan dengan masalah umum kaum remaja dengan sumber utamanya adalah dari Alkitab. Para siswa Y11 diajak untuk mendalami Yesus Kristus sebagai Juru Selamat dan para siswa diajak untuk merefleksikan diri mereka sebagai orang yang telah ditebus oleh darah Yesus dan bagaimana mereka membalas-Nya. Para siswa Y12 diajak untuk mulai dari sekarang berpikir untuk memilih pasangan hidup yang benar-benar menjadi pilihannya bukan karena paksaan, dan diajak untuk memilih pasangan hidup yang benar benar mau mencintai Yesus (seiman). Para siswa juga dirahkan untuk memilih jurusan di perguruan tinggi yang benar-benar sesuai dengan bakat, minat dan kemampuan mereka bukan berdasarkan kemauan orang tua.::Agustinus Baru

