Home

Kepala Sekolah Ikut Membeli

 
  Harrison Buenaventura Lukman 
 
Saat parokinya, St Helena Lippo Karawaci, Tangerang membangun gedung serba guna, Harrison tergerak membantu. Semula remaja kelas 10 SMA Tunas Muda International School ini hendak berjualan di samping gereja. Ibunya, Mita Lais kurang setuju dengan gagasan itu.

Akhirnya, Harrison yang mahir berbahasa Inggris ini memutuskan berjualan di sekolahnya sendiri. Dengan dukungan ibunya, Harrison membuat fried cheese meatball hingga larut malam.
Di sekolah tanpa canggung Harrison menjajakan makanan buatannya kepada siapa saja yang berminat. Ada juga yang menanyakan alasannya berjualan. Dengan santai Harrison mejelaskan bahwa ia sedang mengumpulan dana untuk pembangunan di gerejanya.
 
Ternyata teman-temannya antusias. Yang membuatnya terharu dan bangga, Ms Frances Hazle, kepala sekolah asal Scotland, juga ikut membeli makanan buatannya. Hari itu dagangannya habis terjual. Selanjutnya, seminggu sekali Harrison mengulangi jualannya.
Makanan yang ia buat bervariasi mulai dari cheese sticks, chicken brown sugar, cheese finger sampai pudding. Resep aneka makanan tersebut ia ambil dari TV dan sebagian dari internet. Akhirnya, sesudah satu bulan berjualan, terkumpul uang sebanyak Rp. 384.000.

Ketika Harrison hendak menyerahkan uang hasil usahanya itu kepada pastor, ibunya sempat ragu. “Banyak donator yang menyumbang Gereja jutaan rupiah, jangan-jangan anak saya malah ditertawakan!” ujar ibu Harrison memberi alasan. Untunglah sambutan pastor paroki amat baik dan ramah. “Saya senang sekali bisa sedikit membantu Gereja”, ujar remaja yang gemar menggambar ini dengan polos.

Penulis : Romo Heri Kartono, OSC
Disadur dari Majalah Hidup, Mingguan Umat Beriman,
No 09 Tahun ke 64, 28 Februari 2010,
Artikel APA DAN SIAPA