Middle Years Programme
We recognise that students in this age group are particularly sensitive to social and cultural influences and are in the process of establishing who they are and what they want to be.
In the Middle Years classes, the International Baccalaureate’s Middle Years Programme provides the framework for our unique blend of the National Curriculum and designed to help students in their critical phase of personal and intellectual development, to develop the knowledge, understanding, attitudes and skills necessary to participate actively and responsibly in a changing world.
Di jenjang SMP 1 - SMA 1, program IB-MYP diintegrasikan dengan kurikulum nasional, dan dikembangkan untuk membantu siswa pada tahap pencarian jati diri, untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, pemahaman, sikap dan ketrampilan yang dibutuhkan siswa untuk berpartisipasi dan bertanggung jawab dalam dunia yang terus berubah.
Di jenjang SMP 1 - SMA 1, program IB-MYP diintegrasikan dengan kurikulum nasional, dan dikembangkan untuk membantu siswa pada tahap pencarian jati diri, untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, pemahaman, sikap dan ketrampilan yang dibutuhkan siswa untuk berpartisipasi dan bertanggung jawab dalam dunia yang terus berubah.

The MYP curriculum is organized into 8 major disciplines. Every subject group is organised, in part, around a set of perspectives that provide a framework for learning. These perspectives known as ’areas of interaction’, encourage students to make connections between subjects, to link what they learn to the real world and to global issues, and to reflect and act on their learning.
Kurikulum MYP dikelompokkan menjadi 8 disiplin ilmu. Setiap disiplin ilmu diintegrasikan menjadi kelompok perspektif yang merupakan kerangka pembelajaran, yang disebut sebagai ‘area of interaction’, sehingga siswa dapat menghubungkan antar disiplin ilmu, serta menerapkan apa yang mereka pelajari pada kehidupan sehari-hari dan isu global, serta untuk memacu sikap positif terhadap proses pembelajaran mereka.
Kurikulum MYP dikelompokkan menjadi 8 disiplin ilmu. Setiap disiplin ilmu diintegrasikan menjadi kelompok perspektif yang merupakan kerangka pembelajaran, yang disebut sebagai ‘area of interaction’, sehingga siswa dapat menghubungkan antar disiplin ilmu, serta menerapkan apa yang mereka pelajari pada kehidupan sehari-hari dan isu global, serta untuk memacu sikap positif terhadap proses pembelajaran mereka.
School Profile